KEMATIAN: Sebuah Risalah Tentang Eksistensi dan Ketiadaan - Muh. Damm

Stok terbatas! Tersedia >20
Dilihat
17
Transaksi Berhasil
0%(0 Produk)
Wishlist
2
Informasi Produk
  • Berat
    250 gram
  • Kondisi
    NEW
  • Pemesanan Min.
    1 Buah
  • Kategori
    1. Home
    2. Buku
    3. Religi dan Spiritual
    4. Filsafat
  • Etalase

Deskripsi Produk

KEMATIAN: Sebuah Risalah Tentang Eksistensi dan Ketiadaan
Penulis : Muhammad Damm
Penerbit : Kepik
Cetakan 2011
xxvi + 124 hlm. 14 x 21 cm
Kondisi buku bagus ori bersegel

Harga : Rp. 38.000 (harga normal Rp. 45.000)

Sinopsis:
"Selama kita hidup, kematian tak ada, dan ketika kematian datang, kita yang tak lagi ada."

Demikian tulis Damm. Sepanjang jejak sejarah filsafat barat, membicarakan kematian pun menjadi problem akut dan kronis: bagaimana kita bisa mengetahui sesuatu yang tidak pernah dialami oleh manusia yang masih ada bersama kita?

Akhirnya, yang kita ketahui tentang kematian hanyalah sekitar emosi-emosi yang kita jejalkan ke dalamnya: ketakutan, kecemasan, kehilangan, kesia-siaan, atau apa pun pemakluman dan bayangan paranoid.

Nah, justru dalam situasi sulit ini, penulis menawarkan telusur filsafat yang jernih dan tajam tentang kematian; bahwa kematian dirayakan sepanjang keberadaan manusia, bahwa kematian terjadi dua kali, bahwa apa yang disebut kematian berubah-ubah tergantung kemampuan manusia menyelamatkan kehidupan, dan lain-lain.

Inilah buku dari penekun eksistensialisme muda yang pantas dibac, ditulis dengan ketat sekaligus lincah, dan menghanyutkan kita dalam eksplorasi kematian yang radikal.
***
"Saya sendiri berpandangan bahwa kita menghargai kehidupan karena kematian menghentikan semua prestasi dan konsumsi manusia. Jadi, diskusi tentang kematian adalah selalu dalam konteks mengevaluasi pretasi dan konsumsi manusia. Dalam jalan pikiran itu saya mengantarkan buku ini."
- Rocky Gerung.
Lainnya di toko ini
Logo Lapak Boekoe Theotraphi
shop_badgeLapak Boekoe Theotraphi
locationKota Yogyakarta ยท 23 Okt 2019
badge
Dibeli bersamaan
Terakhir Diperbaharui: 18-09-2019, 12:52 WIB