Kategori UtamaBukuAgama FilsafatFilsafat
25.746 Produk
Kajian Kritis Das Kapital Karl Marx - Anthony Brewer
Kajian Kritis Das Kapital Karl Marx - Anthony BrewerRp 40.000
Malang
(3)
Dasar-dasar Logika - E. Sumaryono
Dasar-dasar Logika - E. SumaryonoRp 24.000
Yogyakarta
(8)
60 Dewa Thai Sui
60 Dewa Thai SuiRp 1.000
Jakarta
(27)
Filsafat sebagai Senjata Revolusi
Filsafat sebagai Senjata RevolusiRp 59.500
Yogyakarta
(4)

Daftar Harga Filsafat Terbaru Maret 2019

Buku Filsafat Ilmu Menjawab Segala Pertanyaan Secara Ilmiah

Anda tentu pernah mendengar jika seseorang yang pandai pasti akan mempertanyakan segalanya, bukan hanya menerima sesuatu, baik barang atau suatu kejadian. Salah satu untuk mendapat jawaban dari segala pertanyaan itu adalah dengan berfilsafat. Filsafat ilmu, sebagai salah satu bagian dari filsafat, menjawab beberapa pertanyaan mengenai hakikat ilmu. Filsafat ilmu ini membahas banyak ilmu, termasuk di antaranya ilmu alam dan ilmu sosial. Secara sederhana, filsafat ilmu berusaha untuk menjelaskan sesuatu secara ilmiah. Baik apa dan bagaimana suatu konsep dilahirkan, bagaimana ilmu dapat menjelaskan dan memanfaatkan alam lewat teknologi, cara menentukan validitas sebuah informasi, dan sebagainya. Anda tidak perlu kebingungan dalam mempelajari filsafat ilmu. Dengan buku filsafat ilmu, proses mempertanyakan dan menjawab akan terasa lebih mudah dan bermakna. Buku filsafat ilmu ini tidak selalu sudah dibaca, ada yang ditulis dengan bahasa sederhana, cocok untuk Anda yang masih pemula.

Menjawab Eksistensi Manusia dengan Buku Filsafat Manusia

Sebagai seorang manusia yang kritis, Anda tentunya perlu sering membaca banyak buku, termasuk buku filsafat manusia. Filsafat manusia adalah bagian dari filsafat yang secara spesifik menyoroti hakikat atau esensi seorang manusia. Objek material dari filsafat manusia adalah gejala manusia. Filsafat ini tidak hanya membahas gejala empiris, melainkan juga aspek, nilai, dan dimensi yang bersifat metafisis, spiritual, dan universal yang tidak bisa diobservasi dan diukur melalui metode-metode keilmuan. Buku filsafat manusia ini sangat cocok untuk semua golongan, termasuk para akademisi dari berbagai jurusan, psikologi, sosiologi, antropologi, sastra, maupun komunikasi. Apa manfaat mempelajari filsafat manusia? Secara praktis, filsafat manusia bukan hanya berguna dalam mengetahui apa dan siapa manusia secara menyeluruh, melainkan juga untuk mengetahui apa dan siapakah sesungguhnya diri kita melalui informasi yang menyeluruh tersebut.

Rekomendasi Buku Tokoh Filsafat yang Harus Anda Kenal dan Teorinya

Dalam filsafat, Anda pasti sering menemukan banyak opini dari para ilmuwan terdahulu.Opini ini dikenal dengan teori. Teori-teori filsafat penting untuk diketahui dalam pembahasannya. Untuk mengetahui teori filsafat secara lengkap, Anda bisa membaca buku tokoh filsafat. Dari sekian banyak tokoh filsafat, tokoh berikut ini bisa jadi rekomendasi buku tokoh filsafat bacaan Anda. Santo Agustinus yang menegaskan kalau agama dan filsafat saling melengkapi, bukan bertentangan. Rene Descartes yang meragukan eksistensinya sebagai manusia dan memastikan eksistensi tersebut dengan kesadarannya. Thomas Hobbes yang mengatakan bahwa negara dan masyarakat pada dasarnya terikat oleh sebuah kontrak besar, di mana negara diberi kekuasaan besar untuk menciptakan ketentraman dalam kehidupan bermasyarakat. Baruch Spinoza yang mengatakan bahwa Tuhan dan alam ini sejatinya satu, kita dapat menemukan dia dalam tiap ciptaan dan tiap ciptaan ada di dalam Tuhan, seperti kesempurnaan bentuk lingkaran.

Buku Filsuf Jerman dan Perannya dalam Kemajuan Ekonomi Jerman

Filsuf Jerman terkenal dengan teori-teorinya yang lugas. Teori-teori dari para filsufnya dituangkan dalam buku filsafat Jerman yang terus dipelajari oleh masyarakatnya. Buku filsafat Jerman yang digarap bersama ilmu ekonomi tersebut membuat Jerman menjadi negara maju. Bahkan, waktu eropa diguncang krisis utang, ekonomi Jerman malah mengalami surplus. Saat itu, ekspor Jerman meningkat dan angka pengangguran masayarakat Jerman turun menyentuh titik terendah selama dua dekade. Lalu, apa yang melatarbelakangi itu semua? Warga negara Jerman menerapkan filsafat dalam berbisnis. Menurut pemerhati filsafat di Indonesia, Wattimena, rahasia yang digunakan masyarakat Jerman dalam berbisnis itu dikenal dengan Mittelstand. Secara bahasa, Mittelstand bisa diterjemahkan sebagai “kelas menengah” atau bisnis kelas menengah. Akan tetapi, makna sebenarnya lebih luas dari kelas menengah itu, yakni suatu etos kerja dan satu paham filosofis tentang bagaimana seseorang harus hidup.