Kategori UtamaElektronikPencahayaanBohlam
100.748 Produk
Lampu LED Philips 7 watt Bohlam 7w / Philip Putih 7 w Bulb LED 7watt
Lampu LED Philips 7 watt Bohlam 7w / Philip Putih 7 w Bulb LED 7wattRp 26.500
Kab. Sidoarjo
(842)

Sejarah Unik Penempuan Bohlam

Kita pasti sudah tau bahwa penemu bohlam lampu adalah Thomas Alva Edison. Namun taukah kalian kisah unik di balik penemuan bohlam tersebut? Faktanya, Thomas Alva Edison hanya pernah bersekolah resmi selama hanya tiga bulan saja. Pendidikannya kemudian dilanjutkan oleh sang ibu di rumah. Penemu yang sangat berjasa ini kemudian bekerja menjual koran dan buah-buahan di jalur kereta pada usianya yang masih dua belas tahun. Hingga akhirnya di tahun 1862, Edison menyelamatkan seorang anak berusia tiga tahun yang hampir saja ditabrak oleh mobil, lalu ayah dari sang anak ternyata adalah kepala stasiun kereta api di tempat Edison berjualan. Sebagai ungkapan terimakasih, sang kepala stasiun mengajarkan Edison untuk menggunakan telegraf. Edison belajar dengan sangat cepat hingga ia menjadi ahli telegraf selama empat tahun. Dengan uang yang dimilikinya ia menciptakan laboraturium dan peralatan listrik hingga kemudian menemukan teknologi bohlam yang menjadi salah satu penemuan terbesar abad itu. 

Jenis-Jenis Bohlam yang Perlu Diketahui

Ada banyak sekali jenis bohlam yang perlu kita ketahui berdasarkan fungsi dan keterangan cahayanya. Pertama-tama adalah bohlam pijar yang paling sering kita temui sehari-hari. Bohlam jenis ini pertama dikembangkan oleh Thomas Alva Edison, dan memiliki energi yang lebih banyak dari jenis bohlam TL dengan ketahanan umur seribu jam atau sekitar penggunaan sepuluh jam perhari. Kemudian adapula jenis bohlam lampur fluorescent atau bohlam TL yang kita kenal juga dengan lampu neon. Jenis bohlam ini memiliki beragam variasi mulai dari bentuk ulir, spiral, hingga vertikal dengan instalasi kap lampu. Lalu jenis selanjutnya adalah lampu halogen yang memiliki reflektor atau cermin di belakangnya. Reflektor ini berguna untuk memperkuat cahaya yang keluar. Lampu halogen merupakan lampu spot dengan pencahayaan yang sangat baik untuk mengarahkan cahaya ke satu area saja. Terakhir adalah bohlam lampu LED yang memancarkan cahaya lewat aliran listrik yang relatif tidak menghasilkan banyak panas.

Tips Perawatan Bohlam Rumah Agar Awet

Agar bohlam lampu tetap awet dan tidak cepat turun pendar cahayanya, simaklah tips dan trik berikut ini. Gunakan bohlam sesuai dengan tegangan dan arus yang tertera pada kotak bohlam karena hal ini dapat memperpanjang usia bohlam. Ketika menggunakan tegangan yang lebih besar daripada seharusnya, bohlam dapat lebih cepat padam. Perhatikan juga tegangan listrik di rumah, usahakan untuk selalu menjaga stabil dan rutin cek voltase meter di rumah. Cara mengecek sederhana adalah nyalakan televisi dan bohlam, jika bohlam berkedip maka ada masalah dengan listrik. Jangan lupa juga untuk cek seluruh sambungan kabel instalasi listrik, jika ada sambungan kabel yang kendor sebaiknya cepat dikencangkan untuk menghindari konslet. Tips terakhir, jangan lupa untuk cek instalasi listrik dan pastikan jalur listrik menggunakan tiga jalur yaitu plus, minus, dan ground. Penting diketahui bahwa tiga jalur ini harus berjalan sendiri-sendiri.

Gunakan Bohlam Jenis LED Karena Lebih Hemat

Jika ingin mengganti bohlam di rumah dan ingin mencari opsi bohlam hemat energi, pilihlah bohlam jenis LED atau light-emitting diode). Mengapa bohlam LED lebih hemat energi? Ternyata, bohlam jenis ini mengkonsumsi lebih sedikit energi dibandingkan dengan jenis-jenis bohlam lainnya khususnya jenis bohlam pijar. Apalagi jenis bohlam LED ini dapat tahan hingga dua puluh lima ribu jam atau setara dengan lebih dari seribu hari. Kelemahannya adalah jenis bohlam ini cenderung mahal untuk pembelian pertama, namun dapat dipastikan keawetannya hingga dua puluh tahun lamanya sehingga kita tidak perlu lagi mengganti bohlam. Ada beberapa jenis warna pencahayaan bohlam LED contohnya warna kuning dan warna putih. Untuk mengukur satuan warna cahaya bohlam LED menggunakan satuan Kelvin atau K. Pilihlah bohlam berukuran 2700K untuk sinar kekuningan atau dapat juga memilih bohlam berukuran 4000K hingga 5000K untuk pemilihan sinar cahaya putih.