Kategori UtamaElektronikPencahayaanSenter
78.562 Produk
Senter Green Laser Pointer Recharge 303 10KM 1 Mata Hijau Terjauh
Senter Green Laser Pointer Recharge 303 10KM 1 Mata Hijau TerjauhRp 70.000
Jakarta
(664)
Green Laser Pointer 303
Green Laser Pointer 303Rp 69.000
Jakarta
(1333)

Sejarah Awal Digunakannya Senter Sebagai Alat Penerangan Portable

Sebelum ditemukannya senter, manusia menggunakan lentera dengan minyak organik sebagai bahan penerangan yang bisa dibawa-bawa ataupun obor. Sumber tenaga untuk menyalakan apinya menggunakan lemak binatang atau bisa juga menggunakan tumbuh-tumbuhan. Namun seiringnya perkembangan teknologi khususnya pada revolusi industri di abad sembilan belas, dengan munculnya alat penerangan listrik, muncul pula senter dari seorang imigran Rusia, Akiba Horowits alias Conrad Hubert sejak ia mulai terlibat pada industri barang-barang listrik di Amerika. Sebelum menemukan senter, Conrad pernah menjadi penjual rokok, tukang servis jam, hingga pekerja di restoran. Pertemuannya dengan David Misel, sangatlah membantu hingga David menemani Conrad untuk mengembangkan alat penerangan yang dapat dibawa kemana-mana yaitu senter. Conrad mematenkan senter berisi baterai kering dan lampu bersakelar pada tahun 1905. Saat ini senter digunakan untuk berbagai macam kebutuhan sehari-hari.

Jenis Senter Berdasarkan Baterainya

Berikut adalah jenis-jenis senter yang dibagi berdasarkan jenis baterainya. Pertama adalah senter yang umum digunakan dengan jenis baterai yang umum digunakan pula yaitu senter berbaterai Single AA/AAA. Senter jenis ini biasanya berbobot ringan dan dapat disimpan dalam kantong atau bahkan dijadikan gantungan kunci. Jarak efektif cahayanya sekitar sepuluh hingga dua puluh meter. Selanjutnya adapula senter dengan baterai CR 123 yang bisa memberikan cahaya lebih terang dan pastinya lebih tahan lama. Pada jenis senter ini baterai yang digunakan dapat memakai yang sekali pakai atau yang dapat di charge ulang. Selain karena sulit dicari di toko-toko, pengguna senter ini biasanya lebih nyaman memilih jenis yang rechargeable. Terakhir adalah jenis senter berbaterai Single 18650. Jenis ini merupakan yang cahayanya paling awet diantara jenis senter lainnya. Jarak efektif cahaya nya pun bisa sampai dari tiga puluh hingga seratus dua puluh meter. Senter ini cocok digunakan untuk kegiatan outdoor.

Jenis Senter Berdasarkan Cahayanya

Tak hanya bisa dilihat dari jenis baterainya saja, senter juga dapat dipilih berdasarkan cahaya yang dipancarkannya. Senter yang paling pertama populer adalah yang menggunakan cahaya lampu pijar. Jenis ini memang sudah mulai ditinggalkan karena sudah muncul pula beberapa pilihan senter dengan cahaya yang lebih baik dan jarak efektifitas cahaya yang lebih panjang. Kemudian jenis senter selanjutnya adalah senter HID atau High Intensity Discharge yang menggunakan lampu gas debit dengan campuran logam halida garam dan argo sebagai pengisi cahayanya. Dibandingkan senter pijar tentunya senter ini lebih tahan lama dan kuat. Dan jenis senter yang sangat populer belakangan adalah senter LED alias Light Emitting Diode. Dengan cahaya yang lebih dingin, kuat, dan hemat energi, senter LED langsung digandrungi oleh orang-orang. Senter ini sangat cocok digunakan untuk kegiatan outdoor karena resinnya padat dan sulit hancur, sehingga ketika senter jatuh, senter tidak akan langsung rusak.

Fungsi Senter Sebagai Alat Penerangan dan Komunikasi Tanda Bahaya

Dalam kegiatan outdoor, penggunaan lampu senter sangat berguna tak hanya sebagai alat penerangan namun juga sebagai alat komunikasi tanda bahaya. Jika dijelaskan secara umum, konstruksi dari senter sebagai alat penerangan yang portable alias dapat dibawa kemana-mana, berbahan material plastik, aluminium, atapun besi. Sumber cahayanya dapat beragam mulai dari menggunakan bohlam pijar, hingga terpopuler kini menggunakan lampu LED yang dapat lebih hemat energi serta tahan lama. Fungsi lain senter selain sebagai alat penerangan adalah dapat juga untuk menyampaikan sandi morse dalam bahaya di tempat yang minim cahaya seperti contohnya di tengah hutan atau di tengah laut. Kegunaan senter sebagai alat komunikasi ini sangat berguna sebagai penolong di daerah remote. Nyala lampu senter dibuat sebisa mungkin agar mudah berkedip-kedip sehingga orang yang menangkap sandi morse dalam bentuk cahaya dari senter dapat segera menuju sumber cahaya dan melakukan pertolongan.