Kategori UtamaKameraFrame Album Roll FilmRoll Film
7.274 Produk
Fujifilm Refill Instax Mini Film Twinpack Plain - 20 Lembar
Fujifilm Refill Instax Mini Film Twinpack Plain - 20 LembarRp 160.000
Jakarta
(501)

Tren Menggunakan Roll Film di Kalangan Anak Muda

Walaupun saat ini kita sudah memasuki era digital, namun tak sedikit pula anak muda yang kembali menggandrungi penggunakan kamera analog dengan roll film. Padahal, sejak popularitas kamera digital mulai naik di awal abad 21 kemarin, pembuatan roll film sudah banyak di stop oleh beberapa produsen kamera ataupun roll film terkenal. Ternyata tren menggunakan kamera analog dan roll film tak redup begitu saja, justru pada era inilah anak muda kembali menggunakan roll film dan mengunggah hasil cetakan fotonya ke dalam sosial media. Hasil-hasil foto yang dicetak dari roll film ini sangat populer diunggah dalam tagar 35mm. Tentunya berbeda dengan hasil foto kamera digital yang dapat diedit sesuai dengan kebutuhan, hasil foto dari roll film sudah memiliki efek warna tersendiri yang terkesan lebih natural, raw, dan juga penuh dengan filter warna mengejutkan. Filter-filter natural inilah yang tidak bisa ditemukan pada foto hasil kamera digital, sehingga hasil fotonya pun akan lebih unik.

Jenis-Jenis Roll Film yang Perlu Kamu Ketahui

Sebelum membeli roll film sebaiknya perlu mengetahui beberapa jenis yang disesuaikan dengan fungsi dan style foto pastinya! Jenis roll film yang ramai digunakan dan diunggah anak muda ke dalam sosial media adalah roll film 135/35mm yaitu format roll film kecil dengan ukuran sensitivitas cahaya 24x36mm untuk setiap pengambilan gambar. Umumnya jenis roll film 135 ini dapat mengambil gambar sebanyak 24 hingga 36 kali. Roll film 135/35mm pun terbagi ke dalam 3 jenis sesuai dengan style yang ingin dipilih. Pertama ada jenis roll film Black and White atau Hitam Putih, dimana roll film ini akan menghasilkan foto sesuai dengan jenis namanya yaitu yang berwarna hitam putih. Kemudian ada juga jenis roll film negative yang cocok digunakan untuk pemula, karena hasil dari fotonya akan lebih natural dengan saturasi dan kontras yang tidak mencolok. Terakhir ada jenis roll film positive, dimana kita bisa melihat langsung gambar sesuai warna langsung pada klise saat mencuci roll film jenis ini.

Tips dan Trik Mudah Memasang Roll Film pada Kamera Analog

Memang terlihat mudah, namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memasang roll film ke dalam kamera analog. Karena jika kita salah memasukkannya, alih-alih dapat digunakan, hasil roll film nantinya malah akan terbakar saat hendak di cetak. Pertama-tama, buka penutup film, namun pastikan untuk menggulung roll film sebelumnya jika sudah habis digunakan. Lalu masukkan roll film ke dalam tempatnya dan tarik film hingga ke bagian ujung. Perhatikan juga jenis-jenis kamera dan tempat film-nya, jika pada kotak film hanya terdapat roller saja dan tidak ada celah sempit untuk roll film maka cukup letakkan roll film di atas roller. Nantinya film akan otomatis tergulung. Namun jika pada kotak kamera terdapat celah kecil, maka roll film harus dimasukkan ke celah tersebut hingga ujungnya yang kecil keluar dari celah di belakangnya. Untuk diperhatikan jika kamera menggunakan sistem tirai penutupnya, hindari ujung film atau jari tangan menyentuh tirai karena akan dapat rusak atau bengkok.

Jangan Segera Buang Roll Film Kadarluasamu!

Jika kamu memiliki roll film yang sudah kadarluasa, jangan cepat-cepat dibuang! Ternyata semakin expired roll film tersebut maka akan semakin unik dan bagus hasil fotonya. Beda roll film yang fresh dan expired terletak pada keakuratan ISO nya. Roll film fresh ber-ASA 800 memiliki sensitivitas cahaya sebesar itu. Namun pada jenis roll film kadarluasa, ada kemungkinan ASA-nya turun hingga 400. Umumnya memang roll film yang sudah kadarluasa akan mengalami penurunan sensitivitas. Produsen roll film meletakkan tanggal kadarluasa pada roll film sebagai jaminan sampai kapan sensitivitas film tersebut masih terjaga. Namun jika roll film disimpan dalam kulkas, maka ada kemungkinan bahwa sensitivitasnya tidak akan menurun. Roll film yang sudah kadarluasa masih sangat bisa digunakan dan justru menghasilkan tonal warna yang lebih tajam dan lebih kontras. Uniknya lagi menggunakan roll film expired adalah hasil jadinya akan di luar dugaan sehingga pas digunakan untuk eksperimen warna.