Zakat Maal
Mau hitung jumlah zakat dulu atau langsung bayar?
Masukkan nominal zakat yang harus kamu bayar ke kolom berikut.
Rp
Dengan membayar zakat lewat Tokopedia, saya menyetujui Syarat & Ketentuan dan Kebijakan Privasi.
Tokopedia Salam

Zakat

Ajak lebih banyak orang untuk menunaikan amal baik
Penyaluran zakat terbaru
Penyaluran Zakat Baznas
Penyaluran Zakat Dompet Dhuafa
Penyaluran Zakat Rumah Zakat
Penyaluran Zakat Rumah Yatim
Penyaluran Zakat Lazismu
Penyaluran Zakat NU Care - Lazisnu
Penyaluran Zakat IZI
Penyaluran Zakat LAZ Al-Azhar
Lembaga amil zakat
Baznas
Dompet Dhuafa
Rumah Yatim
Rumah Zakat
LAZ Al-Azhar
NUCare-Lazisnu
Lazismu
IZI
Info seputar zakat
Salurkan zakat lebih mudah lewat Tokopedia Salam

Sebagai umat muslim yang taat dalam beragama diharuskan untuk membayar zakat setiap tahunnya. Terutama saat Idul Fitri tiba, zakat fitrah wajib dikeluarkan oleh seluruh umat muslim. Baik bayi yang berumur satu hari hingga orang tua wajib hukumnya menunaikan zakat fitrah. Akan tetapi di masa-masa sulit seperti saat ini yang mengharuskan kita untuk berdiam diri di rumah menjaga jarak dari orang lain. Tentu bukanlah menjadi halangan untukmu agar tetap beribadah di jalan Allah. Dengan adanya fitur zakat online dari Tokopedia Salam. Kini, kamu bisa memanfaatkan kecanggihan teknologi yang lebih sempurna untuk menunaikan rukun islam. Berzakat online melalui Tokopedia, tak hanya akan memudahkanmu dengan proses pembayaran zakat yang begitu mudah lewat berbagai jenis metode pembayaran yang bervariasi. Akan tetapi semua dana yang telah kamu berikan akan disalurkan langsung ke golongan yang berhak menerima. Tokopedia juga bekerja sama dengan 11 lembaga amil zakat ternama di Indonesia. Menjamin semua zakat yang telah kamu keluarkan lebih amanah, aman terpercaya dan mengikuti ketentuan-ketentuan yang sesuai dengan syariat islam. Maka dari itu, jangan ragu untuk mengeluarkan zakat online lewat Tokopedia Salam dan rasakan berbagai kemudahan ibadah yang lebih praktis.

Pengertian dan Macam - Macam Zakat

Membayar zakat adalah salah satu bagian dari rukun Islam yang wajib ditunaikan oleh semua umat muslim. Sebagaimana yang di jelaskan pada Al Quran surah Al Baqarah ayat 43. Pengertian zakat adalah salah satu ibadah yang wajib dilakukan oleh umat muslim bersama dengan shalat. Zakat memiliki hukum wajib apabila seorang hamba sahaya tersebut memiliki harta yang berlebih. Di dalam Islam, jenis - jenis zakat tak hanya zakat fitrah yang wajib dikeluarkan saat bulan Ramadhan saja. Ada pula jenis zakat lainnya yang bernama zakat maal atau disebut dengan zakat harta. Berbeda dengan zakat fitrah yang dilakukan dengan memberikan beras atau makanan pokok yang dikonsumsi sehari-hari dan beratnya setara dengan 2.5 kg kepada golongan yang berhak menerima seperti fakir miskin. Zakat maal diperuntukkan bagi orang - orang yang memiliki harta berlebih seperti emas, perak, tabungan deposito, hasil niaga, properti bangunan serta hasil ternak yang berlebih. Apabila kamu memiliki harta yang disebutkan tersebut dan telah mencapai haul serta nishabnya. Maka semua harta benda tersebut wajib dikeluarkan zakat maalnya. Kedua jenis zakat yang disarankan Al Quran untuk ditunaikan ini tak hanya membawa manfaat yang baik bagi orang yang menerima zakat saja. Tetapi bagi diri sendiri pun zakat berguna untuk membersihkan diri dan harta dari hal-hal negatif yang dibenci oleh Allah. Dengan begitu zakat juga memiliki manfaat lain yaitu dapat menghindarkan diri kita dari rasa tamak terhadap harta, kikir, pelit dan kurang bersyukur atas rezki yang diberikan olehNya.

Tokopedia Salam, Bantu Kamu Membayar Zakat Sesuai Syariah Islam

Sama seperti ibadah lainnya, menunaikan zakat tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Ada berbagai macam ketentuan yang harus kamu ikuti agar ibadah zakat yang telah kamu lakukan sah sesuai dengan syariah Islam. Zakat secara bahasa berarti 'zaka' yang artinya tumbuh, bersih, berkah dan suci. Pembayaran zakat memiliki tujuan agar mensucikan diri dan membersihkan harta benda dari hal negatif dan kemudian memupuknya dengan berbagai macam kebaikan. Zakat memiliki berbagai ketentuan yang harus kamu ikuti. Seperti di antaranya adalah wajib hukumnya dikeluarkan oleh orang yang memiliki kelebihan harta dan bahan pokok makanan. Memberikan zakat fitrah juga tidak boleh sembarangan. Saat kita memberikan sedikit harta kepada orang yang membutuhkan. Janganlah memberikan bahan pokok makanan yang kurang berkualitas asal kewajiban menunaikan zakat terpenuhi. Berikanlah bahan makanan pokok terbaik yang bisa kamu beli karena bagaimanapun semakin baik kualitas harta yang kita berikan akan semakin besar pahala yang kita peroleh. Selain itu, golongan penerima zakat juga harus diperhatikan agar zakat yang kamu keluarkan lebih dapat bermanfaat. Di dalam surah At Taubah ayat 60 disebutkan bahwa terdapat 8 golongan orang yang berhak menerima zakat. Salah satunya adalah orang fakir miskin, kaum dhuafa dan anak yatim yang membutuhkan. Maka dari itu, pastikan kamu menunaikan zakat fitrah maupun zakat harta dengan benar. Cobalah fitur zakat online dari Tokopedia Salam yang akan memudahkanmu menunaikan zakat lebih cepat, amanah dan tepat sasaran. Dengan dibantu oleh lembaga amil zakat terkemuka di Indonesia. Semua zakat yang telah kamu berikan akan disalurkan langsung kepada golongan penerima zakat yang membutuhkan.

Orang - Orang yang Wajib Mengeluarkan Zakat

Zakat adalah rukun Islam keempat yang membawa manfaat luar biasa bagi manusia. Zakat tak hanya mampu membersihkan dan mensucikan diri saja. Akan tetapi zakat juga dapat dijadikan penolong agar kita meraih syurga dari-Nya. Orang yang mengeluarkan zakat disebut juga dengan muzaki atau orang - orang yang sudah memiliki syarat wajib mengeluarkan zakat. Di antaranya adalah wajib dilakukan bagi umat beragama Islam yang sudah mengucap dua kalimat syahadat. Selain itu, zakat juga wajib dibayarkan bagi mereka yang sudah berakal dan balig. Dalam artian apabila kamu sudah cukup umur dan sehat secara akal pikiran. Maka hukumnya wajib untuk membayar zakat. Namun, untuk zakat fitrah wajib hukumnya ditunaikan oleh anak bayi yang baru lahir dengan dibayarkan oleh kedua orang tuanya terlebih dahulu, sedangkan bagi orang yang belum merdeka (budak) tidak diwajibkan untuk membayar zakat. Sebagaimana Islam tidak akan menyusahkan umatnya jadi harta benda milik budak yang belum merdeka boleh disimpan agar ia bisa segera memerdekakan diri. Terakhir orang yang mengeluarkan zakat wajib memperoleh harta bendanya dari kegiatan halal yang diridhoi oleh Allah S.W.T. Tidak boleh menyedekahkan harta yang diperoleh dari hasil mencuri, merampok atau korupsi. Akankah lebih baik memiliki harta yang wajib disedekahkan dengan cara yang baik agar memperoleh nikmat dan barakah yang lebih besar.